Selamat Datang di Blog Dhani Ekajaya, St : Inspirasi Hidup Sehat
Waspadalah..!!! Bahaya Tidur Bakda Sahur, Rentan Diare Hingga Stroke

Waspadalah..!!! Bahaya Tidur Bakda Sahur, Rentan Diare Hingga Stroke

Merujuk pada beberapa sumber, ternyata tidur setelah makan sahur dapat memicu datangnya beragam masalah gangguan kesehatan dan penyakit seperti berikut.

1. Penimbunan Lemak

Sebuah penelitian menyebutkan seseorang yang memiliki riwayat keluarga obesitas, kebiasaan tidur setelah makan sahur dapat meningkatkan risiko mengalami kegemukan 2 kali lipat. Terlebih jika saat sahur mengkonsumsi makanan berlemak atau makanan yang digoreng.

Penjelasannya, saat kita sedang tidur otomatis tubuh hanya membutuhkan sedikit energi, sehingga makanan tidak akan dimanfaatkan sebagai kebutuhan melainkan lebih banyak ditimbun menjadi lemak dan akhirnya risiko mengalami obesitas semakin meningkat.
 

2. Peningkatan Asam Lambung

Proses pencernaan makanan melibatkan asam lambung. Jadi, setiap ada makanan yang masuk ke tubuh kita, asam lambung pun akan meningkat. Bila makanan tidak tergiling dengan sempurna, asam lambung akan mengiritasi dinding lambung. Gejalanya nyeri di sekitar ulu hati, perut kiri bagian atas, dan sensasi panas di dada. Oleh sebab itu, hati-hati bagi Anda yang memiliki riwayat sakit maag. Ada baiknya hindari kebiasaan tidur setelah santap sahur.
 

3. Refluks Asam Lambung

Refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup secara sempurna. Hal ini biasanya karena pengaruh perubahan posisi, posisi terlentang dapat menyebabkan makanan yang belum sempurna dicerna dapat berbalik dari lambung ke kerongkongan. Makanan ini membawa serta asam lambung, sehingga keberadaan asam lambung di keronkongan dapat menimbulkan iritasi bahkan luka pada kerokongan.

Rasa panas di dada, tenggorokan panas, mual, sendawa dan mulut pahit adalah gejala-gejala yang menunjukkan adanya refluks. Tentunya hal ini membuat rasa tidak nyaman selama kita berpuasa, refluks dapat dicegah dengan menunggu makanan yang sempurna dicerna setelah makan sahur sebelum kita memutuskan tidur.
 

4. Gangguan Saluran Pencernaan

Normalnya, pengosongan lambung manusia berlangsung sekira 2 jam setelah makan. Namun, posisi berbaring saat kita tidur dapat menghambat proses pengosongan lambung. Jika hal ini terus-menerus terjadi, maka gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit dapat terjadi. Tergantung bahan makanan apa yang masuk ke dalam perut kita. Oleh karena itu, ketika santap sahur sebaiknya menghindari makanan tinggi lemak, gula, dan kafein. Perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayuran, agar proses pencernaan semakin lancar.
 

5. Rentan Stroke

Stroke, salah satu penyakit berbahaya yang paling menakutkan. Stroke ada dua jenis, yaitu stroke penyumbatan dan stroke pendarahan. Jenis yang berhubungan dengan kebiasaan tidur setelah sahur adalah stroke penyumbatan. Alasannya, karena pada saat tidur aliran darah ke otak harus tetap terjaga sesuai kebutuhan.

Apabila lambung sedang menggiling makanan, maka suplai aliran darah akan lebih difokuskan ke sistem pencernaan. Dalam jangka panjang, bila kebiasaan ini terus dilakukan, otak dapat kekurangan oksigen dan dapat mengakibatkan stroke.

Bahaya tidur setelah sahur ini tidak bisa dianggap enteng. Maka sangatlah bijak jika kita menghindari hal yang merugikan kesehatan. Alangkah baik jika kita melakukan hal yang bermanfaat setelah sahur; seperti mengaji, salat, dan berzikir.


Sumber: muslim.okezone.com dengan beberapa penyesuaian










Selamat Datang di Blog Dhani Ekajaya, St : Inspirasi Hidup Sehat Lainnya
Why Detox ?
Why Detox ?
Rabu, 16 Maret 2016 17:02 WIB
"Detox” adalah proses pengeluaran racun (toksin) dari dalam tubuh. Toksin bukan racun seperti bisa ular atau racun serangga, tapi zat yang menumpuk di dalam tubuh dan bersifat merusak.
Diabetes Bukan Faktor Keturunan!
Diabetes Bukan Faktor Keturunan!
Minggu, 20 Maret 2016 10:24 WIB
Diabetes bisa menyerang siapa saja, baik yang memiliki riwayat keturunan diabetes maupun tidak.
Berbadan Kurus, tetapi Kadar Kolesterol Tinggi
Berbadan Kurus, tetapi Kadar Kolesterol Tinggi
Minggu, 20 Maret 2016 10:11 WIB
Selain pola makan, gangguan metabolisme tubuh juga bisa menyebabkan produksi Kolesterol berlebih. Kadar Kolesterol yang tinggi memang lebih banyak ditemukan pada mereka yang berat badannya berlebih. Namun, tak sedikit orang yang bobot tubuhnya normal, bahkan kurus, juga bermasalah dengan kadar kolesterolnya.
Langsing dengan Detox
Langsing dengan Detox
Jum'at, 18 Maret 2016 15:25 WIB
Program detox bukan hanya langsing atau turun berat badan yang akan anda dapatkan. Tetapi juga kesehatan yang optimal, bugar, kulit cerah & berseri, nampak awet muda, vitalitas meningkat, terhindar dari risiko penyakit berat/kronis seperti stroke, jantung, diabetes, hipertensi, kanker dll.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Dhani Ekajaya, St Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 082116888200 :

Kirim Pesan